Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Sheet Moulding Compound (SMC) adalah material komposit yang telah diakui oleh industri, awalnya digunakan untuk bentuk beton insulasi yang ringan dan kuat serta memiliki sifat tahan korosi. SMC memiliki berbagai kegunaan industri. Persiapan SMC yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan keunggulan SMC saat digunakan dalam proses pencetakan. Pertama, simpan SMC di lingkungan yang sejuk dan kering, terhindar dari kelembapan dan sinar matahari langsung. Suhu ekstrem atau kelembapan tinggi akan mengubah sifat pencetakannya dan dapat menyebabkan kegagalan cetakan. Selalu periksa masa kedaluwarsa material SMC, karena SMC yang sudah kadaluwarsa tidak akan mengeras dengan benar dalam proses pencetakan.
Penting untuk menangani SMC dengan benar guna mempertahankan struktur SMC sebelum proses pencetakan dilakukan. Untuk memotong SMC, gunakan dimensi cetakan agar pemotongan SMC diminimalkan sehingga tidak terjadi pemborosan SMC dan distribusi yang seragam dapat dicapai. Serat SMC akan patah jika ditangani secara kasar dengan disentuh berulang kali, yang mengakibatkan produk jadi tidak sekuat yang dibutuhkan. Agar diperoleh aliran yang seragam selama proses pencetakan SMC, bahan SMC perlu disimpan dalam lingkungan suhu ruangan selama beberapa jam sebelum pencetakan, sehingga suhu SMC menjadi seragam dan mencegah variasi suhu selama pencetakan, serta menghindari terperangkapnya udara di dalam SMC saat dicetak.

Merawat cetakan yang bersih dan terawat dengan baik adalah kunci efisiensi dalam proses moulding SMC. Anda perlu membersihkan permukaan cetakan untuk menghilangkan sisa material dan kotoran karena hal ini dapat berdampak negatif terhadap hasil akhir produk yang dicetak. Periksa permukaan cetakan terhadap keausan atau kerusakan seperti retakan atau permukaan yang tidak rata, dan selesaikan masalah tersebut sesuai kebutuhan karena sangat penting agar produk akhir tampak sempurna dan mendukung efisiensi keseluruhan. Pastikan juga cetakan dipanaskan terlebih dahulu pada kisaran suhu yang sesuai demi efisiensi keseluruhan. Merawat cetakan sangat penting untuk pemrosesan curing yang sempurna dan waktu siklus yang lebih rendah, serta membantu mencegah SMC menempel pada permukaan cetakan sehingga proses demoulding menjadi lebih mudah.
Penyesuaian parameter proses mengatur efisiensi sesuai dengan sifat SMC dan tenggat waktu aktivitas yang ditentukan. Sesuaikan tekanan dan suhu cetakan sesuai dengan ketebalan dan kandungan serat SMC. Tingkatkan tekanan yang diperlukan untuk bagian yang lebih tebal. Kendalikan waktu pengeringan material untuk menetapkan beberapa parameter kontrol, termasuk spesifikasi yang dibutuhkan agar sifat mekanis yang diinginkan tercapai setelahnya, serta pastikan berada dalam batas waktu yang ditentukan untuk menghindari pengeringan yang kurang sempurna atau berlebihan. Penting juga untuk merujuk pada dokumen teknis atau lembar data material sebagai panduan efisiensi kontrol yang diperlukan sesuai tenggat waktu aktivitas.
Lakukan inspeksi kualitas pada setiap tahap persiapan. Ukur ketebalan dan berat SMC sebelum dimasukkan ke dalam cetakan agar konsisten selama proses produksi. Periksa adanya cacat seperti gelembung atau benda asing, dan segera singkirkan material yang rusak. Lakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi penyimpanan untuk mencegah penurunan kualitas material. Pengendalian kualitas selama tahap persiapan meminimalkan produk cacat dan daur ulang dalam produksi.