Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Bangun produk yang lebih kuat dan kompetitif dengan nilai yang kami tawarkan.
Tex adalah satuan ukuran dalam gram untuk 1000 meter benang fiberglass; setiap pengukuran mewakili tingkat kehalusan fiberglass. Produk komposit dengan nilai Tex yang disetel secara presisi diminati dalam industri dirgantara karena rasio kekuatan terhadap berat, dan dalam bahan konstruksi karena integritas struktural yang konsisten. Bagi pembeli, akurasi Tex bukan hanya soal memenuhi kriteria; tetapi juga tentang keandalan produk dan menghindari masalah produksi mahal di kemudian hari. Tex adalah satu-satunya satuan yang dapat dengan mudah digunakan untuk mengukur ketebalan serat dalam perbandingan semua batch dan pemasok, dan karena itulah Tex sangat dihargai.
Untuk mendapatkan hasil yang akurat, diperlukan penyelidikan terlebih dahulu serta menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan. Untuk melakukan pekerjaan ini, Anda memerlukan neraca presisi yang dapat mengukur dengan satuan minimal 0,01 gram, alat pengukur panjang contoh seperti frame benang atau alat ukur laser, sepasang gunting, serta wadah penyimpanan yang bersih untuk mencegah kontaminasi contoh. Selanjutnya, perlu dipilih contoh yang representatif. Contoh harus diambil secara acak dari berbagai lokasi dalam kemasan, seperti bagian atas, tengah, dan bawah, agar dapat memperhitungkan perbedaan yang mungkin ada. Jangan mengambil contoh dari lapisan luar karena dapat mengalami kerusakan atau peregangan akibat pengiriman. Dalam kasus pesanan besar, Anda sebaiknya mengambil setidaknya tiga contoh dari masing-masing batch untuk dapat melakukan verifikasi secara statistik.

Prosedur untuk mengevaluasi sampel fiberglass dimulai dengan mengukur panjang sampel sebesar 1000m. Pengukuran ini dilakukan dengan alat ukur saat tarikan benang kencang namun tidak meregang. Menarik benang terlalu kencang dapat menyebabkan hasil yang kusut atau mengakibatkan pengukuran yang bias. Selanjutnya, sampel fiberglass ditimbang menggunakan timbangan yang telah dikalibrasi, memastikan bahwa sampel tidak terlalu kotor maupun terlalu bersih. Dalam penimbangan sampel, perlu diperhatikan nilai Tex yang muncul sebagai angka tercatat. Setiap sampel yang dipilih diuji beberapa kali untuk mendapatkan rata-rata. Rata-rata ini kemudian dapat dievaluasi berdasarkan kisaran Tex yang telah divalidasi oleh pemasok. Selisih rata-rata nilai Tex sebesar 3% dianggap memadai, sedangkan nilai di atas itu menjadi indikasi penyimpangan dan menandai kualitas yang tidak konsisten serta nilai yang mencurigakan. Pengukuran harus dicatat dalam sampel referensi untuk mendokumentasikan serta melacak lokasi, tanggal, dan hasil pengukuran.
Verifikasi tekstil dapat dipengaruhi oleh sejumlah kesalahan. Mengabaikan kalibrasi neraca adalah salah satu kesalahan paling umum. Bahkan pergeseran kecil dalam kalibrasi neraca dapat menyebabkan dampak besar. Penanganan sampel yang tidak tepat juga menjadi masalah. Sebagai contoh, menyentuh fiberglass dengan tangan kosong dapat menyebabkan perpindahan kelembapan dan minyak yang meningkatkan berat sampel. Semua alat dan wadah yang akan digunakan harus kering dan bersih. Selain itu, hindari pengukuran di lingkungan yang kotor, berdebu, dan sangat lembap. Kondisi seperti ini dapat memengaruhi berat dan panjang serat. Jangan terburu-buru. Selalu luangkan waktu untuk mendapatkan berat yang baik dan akurat, sehingga data yang diperoleh lebih andal.
Setelah verifikasi selesai, periksa hasilnya dan bandingkan dengan praktik umum dalam industri serta kriteria pemasok. Apabila nilai Tex berada dalam batas yang disepakati, produk tersebut memenuhi syarat pada aspek kualitas dasar yaitu kehalusan. Jika tidak demikian, langkah pertama adalah memastikan bahwa pengujian telah dilakukan dengan benar, dan Anda harus mengulang pengujian tersebut, kali ini menggunakan sampel baru. Jika masalah yang sama masih terjadi, langkah selanjutnya adalah menghubungi pemasok dan menjelaskan situasinya. Penting untuk menyertakan hasil pengujian resmi dan sampel kepada pemasok, dan kemungkinan besar pemasok terpercaya akan membantu menangani permasalahan tersebut, baik dalam bentuk penggantian, pengembalian dana, atau penyesuaian pesanan di masa depan. Jika produk memerlukan regulasi khusus seperti yang berlaku dalam industri dirgantara atau untuk bahan kimia reaktif, akan lebih menguntungkan untuk memperoleh hasil dan regulasi tersebut dari pihak ketiga guna memvalidasi kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Sistem pengendalian kualitas dirancang untuk lebih dari sekadar pemeriksaan akurasi Tex satu kali. Kembangkan prosedur pengujian Tex yang konsisten untuk setiap batch fiberglass yang diterima; latih karyawan mengenai prosedur pengukuran dan pengambilan sampel yang optimal. Lacak dan dokumentasikan hasil pengujian untuk memantau riwayat pasokan serta mengidentifikasi pemasok dan/atau batch yang kinerjanya rendah dari waktu ke waktu. Simpan dan sampaikan kepada pemasok mengenai harapan kualitas serta sertifikasi yang diminta untuk nilai Tex selama pengiriman. Memasukkan pemeriksaan akurasi Tex ke dalam prosedur pengendalian kualitas memungkinkan Anda memberikan kinerja produk yang konsisten kepada pelanggan Anda.